KARANGASEM - Hingga operasi SAR hari kedua tim SAR gabungan belum berhasil menemukan korban yang hilang saat melaut di Perairan Pasir Putih. Pagi tadi upaya pencarian telah dimulai sejak pukul 07.00 Wita dengan mengerahkan 1 unit RIB ( Rigid Inflatable Boat) dan 1 unit rubber boat. Sebanyak 7 personil dari Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana (Basarnas) dengan dibantu BPBD Karangasem menyisiri sekitar lokasi diduga korban hilang.
Setelah 3 jam berusaha menemukan korban, tim SAR gabungan yang berada di rubber boat kembali merapat di Pantai Jasri, sementara RIB masih melanjutkan pencarian. Area penyisiran hingga radius 5 NM dari titik awal nelayan nahas itu melaut. Mereka juga sempat berkoordinasi dengan Polair Padangbai yang saat itu juga melakukan pencarian menggunakan rubber boat.
Pada pukul 13.30 Wita sorti ke dua kembali diturunkan. Perbantuan 3 jukung milik nelayan setempat turut dikerahkan untuk mencari keberadaan korban. Potensi SAR lainnya yang ikut terlibat dalam operasi SAR ini diantaranya dari Babinkantibmas Bugbug, Babinsa Bugbug, kelompok nelayan Pantai Pasir Putih, keluarga korban serta masyarakat.
Diberitakan sebelumnya seorang nelayan hilang saat melaut di Perairan Pasir Putih, Karangasem, Minggu (7/1/ 2018). Informasi yang diperoleh dari Edi, anggota BPBD mengatakan bahwa korban melaut sejak Sabtu (6/1/2018) sekitar pukul 16.00 Wita. Diketahui identitas nelayan nahas itu atas nama I Nengah Kinu (58) warga Bukit Asah, Desa Bugbug, Kecamatan Manggis, Karangasem. Kesaksian dari anak korban, Komang mengutarakan bahwa biasanya Nengah Kinu sudah kembali dari melaut sekitar pukul 18.00 Wita. Jukung Nengah Kinu ditemukan di sekitar perairan laut Pulau Gili Biaho pada pukul 08.55 Wita. Posisi tepatnya berada radial dari Pantai Pasir Putih ke Lokasi 159° dengan jarak 0.6 NM diseputaran Pulau Gili Biaho (koordinat 08°30'27,74"S - 115° 36'55.94"E).
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Ketut Gede Ardana, S.E. mengatakan bahwa tim SAR gabungan akan berupaya menemukan korban. "Prosedur operasi SAR sudah kami lakukan, perhitungan area pencarian sesuai dengan SAR Map, dan keterlibatan potensi SAR cukup banyak, semoga korban segera ditemukan," pungkasnya.
Sampai dengan pukul 18.30 Wita Nengah Kinu belum juga ditemukan. Sementara waktu tim SAR ditarik dan rencananya besok pagi pencarian akan kembali dilakukan dengan penambahan personil dan Alut. (ay/ hms dps)