Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan " Profesional, Sinergi, Dan Militan " Pengaduan Masyarakat melalui Telepon (021) 65867510/11, Whatsapp (085289000115), E-mail : Pengaduan@basarnas.go.id


Sosialisasi PPID Basarnas Menuju Kategori Informatif


JAKARTA – Sekretaris Utama (Sestama) Basarnas Drs. Dianta Bangun, M.,Kes., membuka secara resmi kegiatan sosialisasi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Basarnas secara virtual, Kamis (27/5/2021) sekitar pukul 13.45 WIB. Sosialisasi tersebut sebagai tindak lanjut dari Surat Keputusan Kabasarnas nomer SK. KBSN-132/DI.01.02/V/BSN-2021 tentang Pengangkatan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi di Lingkungan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan. 
“PPID memiliki tugas memperbaiki performa serta meningkatkan penilaian dari Komisi Informasi terkait pelayanan informasi dan dokumentasi di lingkungan Basarnas agar dapat mengejar ketertinggalannya,” ungkapnya. 
Sestama juga memberikan motivasi kepada seluruh peserta, mulai dari Kapusdatin Didi Hamzar selaku Ketua PPID Basarnas, Kepala Biro Umum S Riyadi selaku Wakil Ketua PPID, serta seluruh Kepala Kantor SAR dan Kepala Balai Diklat Basarnas. 
“Ini tugas kita bersama. Kita harus bekerja dan bekerja sama untuk meningkatkan kinerja PPID demi meraih opini yang kita inginkan. Sulit, tapi bisa. Bukan bisa, tapi sulit. Semua harus optimis dan militan demi reputasi Basarnas,” imbuhnya. 
Sementara Kapusdatin menyampaikan parameter penilaian PPID. 
“Kita telah memiliki berbagai media informasi, ada website, youtube official, IG, tweeter, dan media lainnya sebagai saluran informasi. Namun, kita membutuhkan konten-konten yang tertuang dalam parameter penilaian itu sendiri. Konten itu menjadi ranah Unit Kerja atau Unit Pelaksana Teknis, sehingga update informasi itu dapat dipublikasikan oleh Humas maupun Pusdatin,” katanya.
Kapusdatin menambahkan, di dalam parameter tersebut terdapat 43 indikator yang harus dipenuhi. 
“Jadi tidak hanya masalah response time pada operasi SAR, tetapi juga terkait aspek administrasi seperti laporan keuangan, laporan perencanaan, laporan kepegawaian, laporan operasi SAR, laporan SDM, Potensi SAR, dan lain sebagainya,” imbuhnya. 
Kapusdatin juga mengingatkan bahwa penilaian tersebut obyektif dari institusi yang berwenang. 
“Jadi, penilaian itu riel, nilai itu dari apa yang kita kerjakan dan dapat dinikmati oleh masyarakat. Biarkan masyarakat yang menilai kinerja kita berdasarkan persepsi mereka, bukan kita menilai diri kita sendiri,” imbuhnya.
Sementara Kepala Biro Umum S Riyadi selaku Wakil Ketua PPID menekankan konsistensi Unit Kerja mapun UPT untuk segera bebenah dan memenuhi tugas terkait indikator-indikator PPID. 
“Penilaian dilaksanakan Bulan September, jadi saya berharap kepada Unit Kerja maupun UPT segera melaksanakan tugas untuk mengisi eviden seperti tertuang pada indikator-indikator pada parameter penilaian PPID,” tegasnya. 
Dijelaskan, bahwa eviden itu merupakan tugas sehari-hari yang rutin telah dilaksanakan. 
“Ini masalah pemahaman terkait informasi publik, kemauan, dan kemampuan dalam membuat laporan-laporan kinerja kita selama ini,” pungkasnya. 
Ekspektasi tim PPID adalah meningkatkan penilaian yang selama 3 tahun berturut-turut tidak memuaskan atau tidak informatif menuju yang lebih baik lagi. 
Tim PPID akan fokus memenuhi parameter penilaian PPID yang terdiri dari 43 indikator dari berbagai aspek administrasi baik pada Unit Kerja maupun Unit Pelaksana Teknis (UPT). Diharapkan, petugas PPID dan para pimpinan form, konsisten, dan komitmen dalam rangka ekselerasi peningkatan penilaian opini informasi tersebut. Konten informasi tersebut akan terpublikasi melalui media internal Basarnas seperti website, Youtube, IG, tweeter, dan/atau menggunakan media lainnya. Konten informasi yang akan dipublikasikan oleh Humas tersebut tentunya sudah fixed atau telah mendapat persetujuan dari pimpinan terkait. (*)



Kategori Berita Kansar , General Artikel , General Berita .
Pengunggah : Daru Nugroho
27 May 15:00 WIB