Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan " Profesional, Sinergi, Dan Militan " Pengaduan Masyarakat melalui Telepon (021) 65867510/11, Whatsapp (085289000115), E-mail : Pengaduan@basarnas.go.id


SAMBUT USIA EMAS, BASARNAS SELENGGARAKAN DONOR DARAH SEREMPAK SELURUH INDONESIA


JIMBARAN --- Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Bali menggelar kegiatan donor darah, Rabu (2/2/2022). Aksi donor darah kali ini diselenggarakan secara serempak oleh Basarnas dan Kantor Pencarian dan Pertolongan di seluruh Indonesia. Bersamaan dengan HUT Basarnas Emas ke 50, Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menargetkan 50 kantong darah. Pada acara tersebut turut hadir Ketua Perhimpunan Donor Darah Indonesia (PDDI) Provinsi Bali, I Ketut Pringgantara.

 

"Pada momen 50 tahun Basarnas Emas dengan target 50 kantong darah, kami berhasil mengumpulkan 62 kantong darah, baik dari para pegawai dan potensi SAR yang kami undang," ucap Kepala Kantor Basarnas Bali, Gede Darmada, S.E., M.A.P.  Menurutnya kegiatan donor darah dinilai sangat penting, mengingat di masa pandemi covid 19 ini kebutuhan akan darah meningkat.

 

Berdasarkan data terakhir World Health Organization (WHO) kebutuhan minimal darah di Indonesia sekitar 5,1 juta kantong darah per tahun. Di Bali sendiri data yang tercatat bahwa rata-rata kebutuhan darah dalam satu semester mencapai 10 ribu kantong.

 

Kegiatan donor darah juga diikuti Potensi SAR dari AL, AU, Dit Sabara Polda Bali, Polair Polda Bali, Brimob Polda Bali, SAI Rescue, Radio 115, SENKOM Bali, ACTA, MTA, Alfa Team, Cakrawala Sosial Madani, Rumah Detensi Imigrasi, dan Bali Rescue. Sebanyak 10 tenaga medis dari PMI, termasuk 2 orang dokter terlibat dalam donor darah tersebut. "Saya sangat mengapresiasi atensi dari seluruh pegawai dan potensi SAR, meskipun dari 120 pendaftar ada beberapa yang tidak bisa donor karena alasan kesehatan," tutur Darmada. Ia berharap pada kesempatan berikutnya bisa lebih banyak mengumpulkan kantong-kantong darah demi bisa membantu yang membutuhkan. "Sebagai insan SAR yang identik dengan kemanusiaan, harus memiliki sikap militan terhadap kegiatan-kegiatan sosial," tutupnya. (ay/hmsdps)



Kategori Berita Kansar , General Artikel , General Berita , Pengumuman .
Pengunggah : Liana
2 February 9:37 WIB